Skip to content

Tak Hanya Pandai Berakting, Nikita Willy Juga Pintar Dalam Berbisnis Properti

Sebuah pepatah mengatakan “muda kaya raya, tua semakin sejahtera”. Mungkin ini yang direncanakan oleh Nikita Willy. Hingga saat ini, perempuan yang pandai berakting ini telah memiliki sejumlah investasi di bidang properti, dimana keseluruhan investasi tersebut Ia beli dari kerja kerasnya selama ini. Perempuan dengan nama lengkap Nikita Purnama Willy ini bahkan telah menargetkan return sebesar 50 persen. Bagaimana Nikita mengelola keseluruhan aset investasi properti tersebut?

Nikita Willy

Di tahun 2016, merupakan situasi pasar properti di semua jenis yang sangat prospektif, mulai dari rumah tapak, hingga apartemen. Salah satu pengembang properti yakni, Samara Dana Property memperkirakan bahwa capital gain untuk properti jenis rumah dapat mencapai angka 20 persen. Harga properti pun nantinya akan semakin mengalami peningkatan, lantaran lahan sudah mulai berkurang, dan permintaan masyarakat yang terbilang tinggi terhadap properti. Kawasan yang memiliki keunggulan tinggi adalah di wilayah Jakarta bagian Timur. Di wilayah tersebut, harga tanah masih terbilang cukup murah dan rendah, jika dibandingkan dengan kawasan bagian barat, seperti Banten, Tangerang, dan Serpong. Harga sewa sebuah rumah vertikal juga terbilang tinggi, seiring dengan pelemahan mata uang Indonesia terhadap Dollar AS.

Investasi

Sehingga dengan melihat peluang ersebut, Nikita Willy langsung memutuskan untuk berani menanamkan modalnya di bidang properti. Artis yang telah membintangi beberapa sinetron ini memiliki beberapa aset properti yang dimana propertinya tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan juga Jakarta Timur. Walau masih muda, tetapi Nikita telah memiliki limpahan dana sebagai aset investasi properti, terlebih khususnya di apartemen dan rumah tapak.

Rumah

Berbicara mengenai modal, terbilang cukup mudah bagi perempuan kelahiran 29 Juni 1994 ini. Artis yang disebut-sebut sebagai aktris dengan bayaran termahal se Tanah Air ini dapat mencapai angka miliaran dalam jangka setahun. Beberapa pengamat industri entertainment memperkirakan bahwa pendapatan Nikita mencapai angka Rp 45-50 juta untuk sekali episode. Pendapatan ini dibayar setiap bulannya oleh rumah produksi, yang dimana jumlah episode sebulan dapat mencapai 10 hingga 15 episode. Ditambah lagi dengan pendapatan dari sektor iklan yang berkisar di angka 300 – 500 juta untuk jangka waktu satu tahun per iklan.

Apartemen

Dengan kocek yang semakin menembal, membuat Nikita tidak menghambur-hambur penghasilannya begitu saja. Ia berani untuk menyisihkan honor yang didapatkan untuk berinvestasi di bidang properti. Investasi ini juga berdasarkan saran dari sang Ibunda tercinta, Yora Febrine. Pendapatan yang disisihkannya untuk dibelikan sebidang tanah. Nikita pun menggandeng sang ibunda tercinta untuk urusan investasi properti ini, karena berpengalaman di bidang tersebut. Penanaman modal ini telah Nikita lakukan sejak tahun 2011, dengan memilih kawasan Jakarta Timur sebagai kawasan investasinya. Tanah-tanah yang telah Ia beli lantas tak dibiarkan begitu saja, perempuan berdarah Minang ini membangun rumah dan menyewakannya. Aset propertinya tak hanya sebuah rumah saja, tetapi juga apartemen.