Skip to content

Tag: Ilmu Fisika

Mata Pelajaran Fisika dan Sosiologi Jadi Favorit di SMAN 35 Serpong

Sudah memasuki hari ketiga, sekolah di tingkat SMA sedang Ujian Nasional (UN). Yang mana di hari ke empat dan hari terakhir, akan dilaksankan ujianyang berdasarkan keinginan sendiri. Yang mana peserta ujian dapat memilih mata pelajaran yang akan diuji. Siti Atikah yang merupakan Kepala Sekolah SMAN 35, Serpong, Tangerang Selatan, untuk para siswa di SMA ini dapat memilih mata pelajaran sebelum UN diselenggarakan, dan hasilnya mata pelajaran Fisika dan Juga Sosiologi paling banyak diminati.

“Siswa yang jurusan IPA, kebanyakan memilih Fisika dan kedua Biologi, serta yang terakhir Kimia. Sedangkan untuk jurusan IPS Sosiologi merupakan pilihan yang terbanyak , untuk keduanya Geografi dan Ekonomi,” ucap Siti Atikah atau yang dipanggil Atik kepada wartawan.

Siti Atikah Menjelaskan Ujian Nasional di Sekolahnya

Siti Atikah
siti atikah saat ditemui di sekolahnya

Memang sebelumnya mata pelajaran yang diujikan sama, yang mana mata pelajaran yang dipilih siswa dapat diujikan yang menggunakan komputer atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Di sekolah ini memang sudah menggunakan komputer, yang mana terdapat sejumlah 107 komputer yang disediakan,” tambah kepala sekolah tersebut.

Dengan keseluruhan, dia berkata, UNBK di SMA yang berada tepat di dekat Perumahan Sumarecon BSD, Tangerang Selatan, berjalan dengan sangat lancar tanpa ganguan dari apapun seperti pemadaman listrik.

“Alhamdulillah lancar, kami memiliki sebanyak 197 siswa, semua siswa masuk dari hari pertama ujian,” kataya,

Pakar Fisika Meminta Manusia Pindah ke Planet Lain

Stephen Hawking
profesor stephen hawking saat memberikan teorinya

Profesor Stephen Hawking merupakan pakar ilmu fisika terotis telah memperbaiki pernyataan yang dikeluarkan pada tahun lalu, jika manusia memang mesti pindah ke planet lain. Meski dalam waktu 1000 tahun kedepan, yang dikarenakan bumi sudah tidak bisa menampung begitu banyak manusia hingga saat ini.

Dalam film dokumenter baru yang berjudul “Expedition New Earth” atau ekspedisi untuk mencari dunia baru. Yang akan disiarkan oleh program tv BBC dalam waktu dekat ini. Sang pakar pun memberikan penjelasan “Dunia akan senang jika kita dapat menyiapkan koper kita dan pergi ke planet lain yang berjarak tidak sampai 1.000 tahun kurang, akan tetapi 100 tahun mendatang.”

Jika manusia ingin dapat bertahan, ujarnya, semua manusia harus mencari planet lain, karena bumi tidak dapat bertahan lagi, yang menyebabkan perubahan iklim. Yang memungkinkan terkenanya tabrakan asteroid, epidemi dan perkembang manusia yang terus meningkat.

Dalam sebuah film dokumenter yang berjudul Expedition New Earth, profesor Hawking meminta bantuan kepada pakar ilmu teknik yang bernama Danielle George dan mantan muridnya yang bernama Christophee Galfard untuk memberikan penjelasan bagaimana manusia untuk dapat berpindah ke planet lain.

Jika Manusia masih menetap di bumi, ucap Hawking, kemungkinan semua yang ada di bumi akan lenyap jika peristiwa besar terjadi seperti tertabrak asteroid yang pernah terjadi 65 juta tahun lalu. Yang melenyapkan hewan dan kehidupan lainnya.

Belajar Fisika di Tempat Kursus Untuk Mengetahui Dunia Jutaan Tahun Lalu

Jika kalian ingin mengetahui ilmu dan pengetahuan fisika lainnya, tentunya kalian akan penasaran, apa yang terjadi pada jutaan tahun lalu. Yang mana masih terdapat hewan-hewan purba seperti Dinosaurus dan manusianya pun tinggi-tinggi, tidak seperti manusia sekarang ini yang sudah berevolusi. Dan juga dalam bentuk makhluk hidup di muka bumi ini.

Dengan belajar fisika dan mengenal sejarah bumi terdahulu, terdapat tempat kursus fisika yang terkenal di Tangerang Selatan tepatnya di dekat perumahan Summarecon BSD. Yang mana pembimbingnya sebagian merupakan para ahli atau pakar dalam bidang tersebut. Dan anda pun akan banyak mengetahui seperti apa dunia jutaan tahun yang lalu.

Bagi Pakar Fisika, Hantu Tidak Pernah Ada

Mungkin kebanyakan orang, yang mengatakan apa hantu itu ada ? Tentunya semua akan memberikan jawaban atas dari pengalamannya masing-masing. Jika kita tanya oleh fisikawan, apa hantu itu benar ada, bagaimana ?

Brian Cox yang merupakan fisikiwan dalam podcast “The Infinite Monkey Cage” ketika diwawancara sebuah media. Dengan secara khusus membahas mengenai fenomena metafifiska yang mengatakan, jika hantu tidak pernah ada di dunia.

Bagi Cox, hantu tidak pernah ada, karena detektor yang pernah dibuat secanggih di dunia yang berada di Large Hadron Colider atau yang disingkat LHC, Hingga kini tidak dapat mendeteksi frekuensi keberadaan makhluk tersebut.

Mungkin dari kalian tidak mengetahui, apa itu LHC ? merupakan akselerator partikel yang besar, berupa magnet sangat kuat dan akselerator yang mampu memberikan partikel sehingga dapat berinteraksi satu sama lain. Dengan adanya itu, dilakukan pengujian dalam pencarian hantu, dimana tidak bisa terdeteksi dengan alat tersebut.

Dengan adanya hal tersebut, LHC bisa membuktikan perilaku dari sebuah partikel. Maka dari itu, ilmuwan bisa memberikan pernyataan dalam mengungkap misteri alam semesta, meski sedikit demi sedikit.

hantu
fisika mengenai hantu

Penjelasan Fisikawan Mengenai Hantu

Cox, yang memberikan penjelasan yang mengatakan jika hantu itu benar-benar ada, maka akan menghasilkan sebuah energi, meski bukan dari materi. Tetapi, masih ada keganjalan mengenai hantu, yang seharusnya makhluk tersebut bisa menghilang dengan cepat yang akan menjadi panas.

Dimana dalam ilmu fisika memiliki Hukum II Termodinamika, yang mana total entropi dalam sebuah sistem terus meningkat. Yang artinya energi akan hilang dan berubah menjadi panas. Maka dari itu para peneliti masih mengembangkan atas kebenaran adanya hantu atau tidak.

Untuk bisa membuktikan keberadaan hantu ada atau tidaknya, harus bisa terdeteksi adanya sumber energi yang di keluarkan oleh hantu tersebut. Akan tetapi, sampai saat ini LHC pun masih belum mampu untuk mendeteksi keberadaannya.

“Jika kita ingin mengetahui sebuah pola yang dapat memberikan informasi di sel hidup bertahan, dengan itu kita harus membuktikan secara pasti meski medium yang dapat membawanya berinteraksi di antara partikel yang terdapat di tubuh kita,” ujar Cox.

“Dengan adanya itu, para fisikiwan harus memberikan pembaharuan dengan model standar fisika partikel. Yang seharusnya tidak luput dari LHC untuk bisa mendeteksinya. Hal itu, tidak dapat dibayangkan dalam bentuk energi yang mampu berinteraksi dengan partikel yang berada di dalam tubuh kita,” katanya.

Dalam sebuah media pun, Cox telah memberitahukan jika kebredaan hantu melanggar Hukum II Termodinamika. Dan sang fisikawan tersebut menegaskan bahwa hantu tidak benar-benar ada.

Belajar Fisika, Tidak Menjadikan Seorang Fisikawan

fisikawan
peneliti hantu

Pada dasarnya, kebanyakan siswa yang tidak ingin mempelajari fisika karena mata pelajaran tersebut mereka rasakan sulit. Maka dari itu dengan macam alasan yang siswa lontarkan ketika belajar fisika mereka lebih memilih untuk tidur dan tidak mendengarkan guru yang sedang mendengarkan.

Tentunya, belajar fisika, tidak harus menuntukan menjadi seorang fisikawan. Namun, kita harus tahu bahwa fisika terdapat di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan itu, siswa akan menjadi tahu proses dan apa yang terdapat di fisika.

Maka dari itu, bagi kalian para siswa yang memang tidak menyukai fisika, harus mencoba menyukainya. Karena, fisika merupakan mata pelajaran yang sangat seru, dan tidak akan bosan. Dimana akan ada praktek untuk pembuktian di sebuah materi yang dibahas.

Maka dari itu, kalian jangan takut untuk bisa mencoba dan mendaftarkan diri, untuk mengikuti kursus fisika yang terdapat di BSD, kota Tangerang Selatan. Yang memiliki para pembimbing yang seru, membuat kalian tidak merasa senang dengan fisika.