Skip to content

Bakat Terpendam Wanita Melukis Tangan Dengan Henna

Banyak peserta hijabers yang tengah menjalani audisi Sunsilk Hijab 2016 yang diselenggarakan di Jakarta, menunjukkan berbagai bakat yang di milikinya. Salah satu peserta yang bernama Nurul Zairina Luthfia telah memiliki bakat yang unik. Yang mana wanita berusia 23 tahun itu mempunyai keterampilan melukis tangan dengan henna.

Ketika berada di ruang juri, dimana hijabers cantik itu membuktikan bakat melukis tangan kepada salah satu juri internal. Lalu wanita itu mengeluarkan alat-alat henna berbagai warna, seperti coklat, biru, merah dan hitam.

Panggilan akrab Zairina itu belajar melukis henna dengan cara otodidak di tiga tahun yang lalu. Yang pada awalnya wanita cantik itu hanya melihat-lihat model henna dari akun Instagram pribadinya, karena banyaknya artis yang mengunggah henna. Lalu dia pun memiliki minat untuk mempelajarinya, tanpa diajari oleh seorang pembimbing.

melukis henna
melukis henna

Pengakuan Zairina Tentang Bakat Melukis Henna

“Memang dari kecil saya suka melukis dan saya pun merasa bahwa saya memiliki bakat yang terpendam, ketika melukis memakai henna. Saya pun berpikir untuk mengikuti ajang Sunsilk Hijab Hunt ini merupakan peluang yang baik bagi saya menjadikan profesi,” ucapnya ketika mendapatkan pertanyaan di Wolipop.

Dari SMP wanita itu sudah mengenakan hijab, yang mana sekarang ini dia pun telah menerima tawaran dalam melukis tangan menggunakan henna untuk calon pengantin. Setiap minggunya dia bisa menerima tiga kali dalam pengerjaan melukis dengan henna.

Yang sebelumnya, Zairina tidak memiliki rasa percaya diri untuk ikut serta dalam audisi berskala nasional ini. Akan tetapi, usai dirinya diberikan sebuah motivasi oleh desainer Jenahara, membuat dia bersemangat untuk megikuti audisi tersebut.

“Ketika itu saya sempat bertemu dengan Jenahara di kampus. Saya pun dikasih motivasi agar ikut serta dalam ajang Sunsilk Hijab Hunt dan menjadi percaya diri,” tambahnya.

Zairina yang tinggal di BSD, kota Tangerang Selatan itu memang sebelumnya kursus melukis. Ketika dirinya masih bersekolah SMP, dimana ibunya yang bernama Mumu melihat sang anak pandai dalam melukis. Lama kelamaan, dia pun gemar menggambar atau melukis di tiap harinya.

tempat kursus melukis
tempat kursus melukis zairina

Ketika Zairina Kursus Melukis di BSD

Ketika SMP, Zairina yang meminta kepada ibunya untuk di kursus melukis yang berada di BSD. Yang mana tempat kursus melukis bernama Pict Art itu memang sudah cukup terkenal. Pertama kali di dalam kelas tempat kursus itu dia yang tidak banyak mengetahui teknik-teknik dalam melukis atau menggambar merasa bingung.

Karena selama ini, dia melukis ataupun menggambar hanya dari imajinasi yang dimilikinya. Seiring berjalannya waktu, wanita cantik itu pun terus berkembang dan banyak yang diketahui mengenai teknik dalam menggambar dan melukis. Dia pun telah menjadi contoh bagi teman-teman lainnya di kelas kursus Pict Art itu, karena karya yang dihasilkannya sangat bagus.

Hasil karyanya pun sempat dipamerkan di tempat kursus itu, yang membuat bangga kedua orang tuanya. Dan dia pun mampu mengembangkan sebuah gambar atau lukisan yang dilihatnya, lalu dibuatnya lebih baik. Orang tuanya pun sempat merasa heran bahwa anaknya yang biasa diam di rumah, selalu berada di dalam kamar. ketika di lihat oleh ibunya, dia pun mencoret-coret gambar.

Dia pun banyak ikut serta dalam ajang menggambar atau melukis dan mengikuti komunitas sesuai bakat yang dimilikinya. Dengan banyaknya penghargaan yang didapatinya. Dia merupakan anak yang aktif, namun tidak begitu banyak bicara.